cara mengganti alat tenun dengan pasien diatas tempat tidur
Setelahdiputar, Pasien bersandar diabdomennya. Catatan: Dari sebagian besar fasilitas, perawat berlisensi harus hadir selama pemutaran. 4). Tempat Tidur Stryker/Tempat Tidur Spinal. Kerangka berputar yang bertujuan sama dengan tempat tidur circ o lectric tetapi di operasikan secara manual.
3engertian3enggantian alat tenun kotor dengan alat tenun yang bersih pada tempat tidur pasien dengan pasien di atas tempat tidur dan pada tempat tidur tanpa pasien (Hidayat, 2006). (8) 'u uan a.
Tindakandan hasil respon pasien. Peralatan mengganti pakaian pasien diatas tempat tidur yaitu pakaian pasien yang bersih, selimut, tempat pakaian kotor, dan sampiran 3. Intruksikan Meletakkan Kaki Yang Kuat Di Bawah Tepi Bed, Sedangkan Kaki Yang Lemah Berada Di Depannya. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan b. Merupakan suatu tindakan
Untukmengetahui cara menyiapkan tempat tidur dengan pasien diatas tempat tidur; Untuk mengetahui cara memandikan pasien di tempat tidur; Untuk mengetahui cara merawat rambut pasien; Merupakan tindakan keperawatan mengganti alat tenun dengan pasien tetap ada diatas tempat tidur. Tujuan ;
24.2 Langkah - langkah dalam merapikan/mempersiapkan tempat tidur pasien. 1. Mengganti linen tempat tidur yang kosong. Tujuan : a) Meningkatkan kenyamanan klien. b) Menciptakan lingkungan yang rapi bagi klien. c) Menyediakan alas tempat tidur yang halus, bebas kerutan sehingga meminimalkan penyebab iritasi pada kulit.
Site De Rencontre Gratuit Serieux Belgique. SOP mengganti alat tenun tempat tidur dengan pasien diatasnya SOP Mengganti alat tenun tempat tidur dengan pasien di atasnya Tahap Pre-Interaksi 1 Mengecek catatan medik 2. Menyiapkan peralatan dan tempat Sprei besar Sprei kecil Sarung bantal Sarung guling selimut Ember cucian kotor 3. Mencuci tangan Tahap Orientasi 4. Memberikan salam dan memperkenalkan diri 5. Memberitahu klien tujuan dan prosedur tindakan 6. Memberikan kesempatan bertanya Tahap Kerja 1. Membawa peralatan ke dekat klien 2. Menutup sampiran 3. Menganjurkan klien untuk berbaring terlentang bila mampu 4. Memindahkan perlengkapan klien yang ada ditempat tidur 5. Melepas selimut dan laken penutup, melipatnya dan meletakkan pada tempat kain kotor 6. Membantu klien tidur miring menjauhi perawat, dengan tetap memperhatikan keadaan umum klien 7. Melepas laken, perlak, stek laken dengan menggulungnya kearah punggung klien. Bagian kotor berada didalam gulungan 8. Memasang laken, perlak dan stek laken pada bagian separuh kasur, kemudian dibuat sudut 9. Melebarkan linen bersih ke tengah tempat tidur dan meletakkan dibelakang punggung klien 10. Kklien dibantu untuk membalik posisi ke hadapan perawat dengan melewati gulungan linen bersih tersebut 11. Semua linen kotor diambil, kemudian diletakkan di tempat kain kotor 12. Gulungan linen bersih dibentangkan, rapihkan dengan memasukkan sisa linen pada sisi tempat tidur 13. Klien dikembalikan pada posisi supnasi 14. Memasangkan selimut yang bersih 15. Melepas bantal dengan hati-hati sambil menyangga kepala 16. Melepas sarung bantal yang kotor dan menggantinya dengan yang bersih 17. Merapikan pasien 18. Membereskan alat-alat Tahap terminasi 25 Mengevaluasi reaksi klien 26 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 27 Mendokumentasikan hasil pemeriksaan MEMBERIKAN GLISERIN SPUIT PENGERTIAN Memberikan gliserin spuit adalah suatu tindakan memasukkan cairan minyak gliserin melalui anus ke dalam rektum dengan menggunakan spuit gliserin. TUJUAN 1. Merangsang peristaltik sehingga pasien bisa BAB 2. Persiapan tindakan operasi/persalinan/persiapan pemeriksaan radiologi 3. Memberi rasa nyaman PERHATIAN 1. Dalam pelaksanaan harus diperhatikan kontra indikasi pemberian gliserin spuit seperti pasien dengan sakit jantung, perdarahan, kontraksi yang kuat, pembukaan lengkap. 2. Bila pada saat pemberian gliserin spuit ada hambatan, jangan dipaksakan. 3. Dapat dilakukan pada pasien obstipasi, sebelum partus kala I fase laten atau persiapan operasi. PROSEDUR I. Persiapan 1. Persiapan pasien dan keluarga 1. Menjelaskan maksud dan tujuan tindakan 2. Menjelaskan prosedur tindakan 3. Posisi pasien diatur miring 2. Alat-alat 1. Handschoen disposible 2. Nierbekken 3. Pispot, pengalas dan perlak 4. Air dalam botol cebok dan tisu 5. Vaselin 6. Spuit gliserin diisi dengan gliserin hangat sebanyak 10 sampai 20 cc, dan udara dikeluarkan 3. Lingkungan Menjaga privacy pasien 4. Perawat 1. Mencuci tangan. 2. Menilai keadaan umum pasien 3. Mengukur tanda-tanda vital 4. Kemampuan mobilisasi II. Pelaksanaan 1. Memberi kain penutup untuk menutupi bagian bawah tubuh pasien dan buka pakaian bagian bawah . 2. Pasang pengalas dan perlak di bawah bokong 3. Dekatkan nierbekken 4. Perawat memakai handschoen 5. Tangan kiri membuka belahan bokong bagian atas, tangan kanan memasukan spuit gliserin ke dalam anus sampai pangkal kanul dengan posisi ujung spuit diarahkan seperti menyendok. 6. Masukkan minyak gliserin perlahan-lahan sambil pasien dianjurkan menarik nafas panjang. 7. Spuit gliserin dikeluarkan dari anus dan ditaruh dalam nierbekken. 8. Minta pasien untuk menahan BAB sebentar, kemudian pasang pispot, dan persilakan pasien BAB. 9. Untuk pasien yang dapat mobilisasi berjalan, pasien dapat dianjurkan ke toilet. 10. Setelah selesai bersihkan daerah bokong dengan menggunakan air dan tisu. 11. Angkat pispot, perlak dan pengalas 12. Kenakan pakaian bagian bawah, rapikan tempat tidur 13. Lepaskan handschoen, cuci tangan 14. Membuat catatan keperawatan yang mencakup tindakan dan hasil tindakan, respon pasien, dan observasi feces.
0% found this document useful 0 votes712 views1 pageOriginal TitleSOP mengganti alat tenun tempat tidur dengan pasien © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes712 views1 pageSOP Mengganti Alat Tenun Tempat Tidur Dengan Pasien DiatasnyaOriginal TitleSOP mengganti alat tenun tempat tidur dengan pasien to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
67% found this document useful 3 votes9K views2 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?67% found this document useful 3 votes9K views2 pagesMengganti Alat Tenun Dengan Pasien DiatasnyaJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Thursday, June 20, 2019 Edit SOP MENGGANTI ALAT TENUN TEMPAT TIDUR DENGAN PASIEN DIATASNYA Tahap Pre-Interaksi Mengecek catatan medik Menyiapkan peralatan dan tempat Sprei besar Sprei kecil Sarung bantal Sarung guling Selimu Ember tempat alat tenun kotor Mencuci tangan Tahap Orientasi Memberikan salam dan memperkenalkan diri Memberitahu klien tujuan dan prosedur tindakan Memberikan kesempatan bertanya Tahap Kerja Membawa peralatan ke dekat klien Menutup sampiran Menganjurkan klien untuk berbaring terlentang bila mampu Memindahkan perlengkapan klien yang ada ditempat tidur Melepas selimut dan laken penutup, melipatnya dan meletakkan pada tempat kain kotor Membantu klien tidur miring menjauhi perawat, dengan tetap memperhatikan keadaan umum klien Melepas laken, perlak, stek laken dengan menggulungnya kearah punggung klien. Bagian kotor berada didalam gulungan Memasang laken, perlak dan stek laken pada bagian separuh kasur, kemudian dibuat sudut Melebarkan linen bersih ke tengah tempat tidur dan meletakkan dibelakang punggung klien Klien dibantu untuk membalik posisi ke hadapan perawat dengan melewati gulungan linen bersih tersebut Semua linen kotor diambil, kemudian diletakkan di tempat kain kotor Gulungan linen bersih dibentangkan, rapihkan dengan memasukkan sisa linen pada sisi tempat tidur Klien dikembalikan pada posisi semula sesuai kenyamanan klien Memasangkan selimut yang bersih Melepas bantal dengan hati-hati sambil menyangga kepala Melepas sarung bantal yang kotor dan menggantinya dengan yang bersih Merapikan pasien Membereskan alat-alat Tahap terminasi Mengevaluasi reaksi klien Kontrak untuk kegiatan selanjutnya Mendokumentasikan hasil pelaksanaan Demikianlah artikel singkat dari kami ini yang berjudul SOP Mengganti Alat Tenun Tempat Tidur dengan Pasien Diatasnya. Semoga apa yang telah kami sajikan diatas tersebut dapat bermanfaat bagi teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.
60% found this document useful 5 votes5K views2 pagesDescriptionsop mengganti alat tenun tempat tidurCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?60% found this document useful 5 votes5K views2 pagesSOP Mengganti Alat Tenun Tempat Tidur Dengan Pasien DiatasnyaJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
cara mengganti alat tenun dengan pasien diatas tempat tidur